Cosmic Peace Council

432 hertz, baja 316L, Lisboa

ID

Garpu tala standar.

Apa itu garpu tala standar?

Ketika musisi, penyetem piano atau guru musik menyebut garpu tala standar, yang dimaksud adalah garpu tala yang berbunyi nada A pada 440 Hz. Ini adalah nada A pada paranada kunci G, nada A di atas C tengah, yang sering ditulis A4. Nada inilah yang dipakai orkestra untuk menyetem, dan nada inilah yang dipakai sebagian besar tuner elektronik sebagai acuan bawaan.

Garpu tala ini diberi tanda, biasanya pada tangkainya, berupa nama nada dan frekuensinya, misalnya “A 440”. Garpu tala komersial disetem di pabrik, dan tinggi nadanya dicap pada logamnya.

Garpu tala standar kedua yang umum berbunyi nada C pada 523,3 Hz. Itu adalah nada C di atas nada A tadi, dihitung dari A = 440 Hz dalam temperamen sama (equal temperament), sistem penalaan yang dipakai pada piano modern.

Isi standar ISO 16

Standar ini punya nama resmi: ISO 16, “Acoustics: Standard tuning frequency (Standard musical pitch)”. Isinya singkat dan tepat. ISO 16 menetapkan bahwa frekuensi nada A pada paranada kunci G adalah 440 Hz, dan bahwa penyeteman dilakukan dengan alat yang menghasilkan frekuensi ini dengan ketelitian 0,5 Hz.

ISO 16 terbit pada tahun 1975 dan masih berlaku. Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) mengonfirmasinya kembali pada tahun 2022. Garpu tala standar yang baik dengan mudah memenuhi toleransi 0,5 Hz ini. Itu salah satu alasan garpu tala tetap dipakai begitu lama.

Bagaimana A = 440 Hz menjadi standar

Selama sebagian besar sejarah musik, tidak ada nada acuan bersama. Setiap kota, gereja dan orgel punya nada A sendiri. Sebuah garpu tala yang dikaitkan dengan Handel, bertahun 1740, berbunyi A = 422,5 Hz. Garpu tala milik Beethoven dari sekitar tahun 1800, kini disimpan di British Library, berbunyi A = 455,4 Hz, lebih dari satu semiton lebih tinggi. Musik yang ditulis untuk satu acuan tidak terdengar sama pada acuan yang lain.

TahunLangkah menuju standarTinggi nada A
1834Johann Heinrich Scheibler mengusulkan A = 440 Hz; disetujui dalam pertemuan para ilmuwan alam Jerman di Stuttgart440 Hz
1859Prancis menetapkan diapason normal lewat undang-undang435 Hz
1885Rekomendasi pemerintah Austria435 Hz
1936American Standards Association merekomendasikan 440 Hz440 Hz
1939Konferensi internasional di Broadcasting House, London440 Hz
1955Rekomendasi ISO R 16440 Hz
1975ISO 16 diterbitkan440 Hz

Konferensi London pada Mei 1939 mempertemukan delegasi dari Prancis, Jerman, Belanda, Italia dan Inggris. Siaran radio dan rekaman melintasi batas negara, sehingga nada acuan bersama menjadi makin berguna. Angka 440 Hz adalah kesepakatan: tidak ada hukum akustik yang membuatnya istimewa.

Apakah orkestra benar-benar menyetem ke 440 Hz?

Banyak yang ya, tetapi tidak semua. Standar ini adalah acuan, bukan undang-undang. Pada tahun 1987 surat kabar New York Times melaporkan bahwa nada A sebagian besar orkestra simfoni dan opera berkisar antara 440 dan 444 Hz. Sebagian orkestra, seperti Berlin Philharmonic, memakai 443 Hz.

Di bidang khusus, nada lain juga lazim. Ansambel yang memainkan musik Barok dengan instrumen zaman itu sering memakai A = 415 Hz, sekitar satu semiton temperamen sama di bawah 440 Hz. Sebagian musisi dan pendengar lebih menyukai 432 Hz, sekitar sepertiga semiton lebih rendah. Untuk bermain bersama orang lain, 440 Hz tetap pilihan yang aman.

Cara menyetem dengan garpu tala standar

Garpu tala hanya memberi satu nada. Itu keterbatasannya sekaligus kekuatannya: tidak perlu baterai, nadanya tidak bergeser, dan ia melatih telinga. Tuner elektronik sudah banyak menggantikan garpu tala dalam pemakaian sehari-hari, tetapi banyak guru musik dan penyetem piano masih membawanya.

Seberapa akurat garpu tala?

Sangat akurat, selama tidak rusak. Tinggi nada garpu tala baja bergantung pada panjang dan tebal kakinya serta pada kekakuan dan massa jenis logamnya, dan semua itu tidak berubah dalam pemakaian biasa. Suhu berpengaruh kecil dan tidak permanen: garpu tala baja umumnya berubah sekitar 86 bagian per sejuta per derajat Celsius. Garpu tala yang berbunyi tepat 440 Hz pada suhu ruang masih berada dalam toleransi 0,5 Hz dari ISO 16 setelah perubahan suhu sekitar 10 derajat.

Yang merusak garpu tala adalah kerusakan fisik. Memukulkannya ke logam atau batu dapat membuat kakinya penyok dan mengubah tinggi nadanya. Simpan di dalam kotaknya dan pukulkan hanya pada benda yang lunak.

Nada standar dan garpu tala kami

The Cosmic Wishing Fork sengaja tidak dibuat sebagai garpu tala standar. Garpu tala ini disetel ke 432 Hz, nada A yang sedikit lebih rendah, dan dibuat untuk dikenakan sebagai benda ritual. Jika Anda perlu menyetem alat musik untuk bermain dalam ansambel, gunakan garpu tala 440 Hz. Jika Anda ingin membawa satu nada kecil yang tetap, bergabunglah dengan daftar tunggu untuk mendapat kabar saat garpu tala kami tersedia.

Pertanyaan

Berapa frekuensi garpu tala standar?

Garpu tala standar berbunyi A = 440 Hz, yaitu nada A di atas C tengah. Nilai ini ditetapkan oleh standar internasional ISO 16.

Apa itu nada standar?

Nada standar, disebut juga concert pitch, adalah frekuensi yang disepakati untuk menyetem nada A. Saat ini nilainya 440 Hz, direkomendasikan secara internasional pada tahun 1939 dan diterbitkan sebagai ISO 16 pada tahun 1975.

Garpu tala 440 Hz itu nada A atau C?

Garpu tala 440 Hz berbunyi nada A. Garpu tala C yang mengikuti standar yang sama berbunyi 523,3 Hz.

Mengapa ada orkestra yang menyetem lebih tinggi dari 440 Hz?

Standar ini adalah acuan, dan ansambel boleh memilih nada A yang sedikit lebih tinggi, biasanya antara 440 dan 444 Hz. Itu soal tradisi dan selera.

Masuk daftar tunggu

Sumber

  1. ISO 16:1975 Acoustics: Standard tuning frequency (Standard musical pitch)
  2. Wikipedia: A440 (pitch standard)
  3. Wikipedia: Concert pitch
  4. Wikipedia: Tuning fork